Windows Phone Application Development Sharing
Awal April ini menjadi salah satu minggu-minggu tersibuk untuk ukuran mahasiswa tahun terakhir. Bukan karena mengurusi skripsi atau yang terkait dengan itu, tapi karena harus melanjutkan pengerjaan Program Kreativitas Mahasiswa yang lolos secara ‘tidak terduga’.
Fokus pengerjaan skripsi yang berbasis Android pun harus dilupakan sejenak untuk menuju platform Windows Phone Mango yang menjadi platform PKM-KC yang kami buat. Oya, personil RSA Research Team kali ini sudah berbeda ya.. We’re Adi Setiawan, Dwi Ika Purwati, and Kirwanto now.. :-)
Terkait dengan platform Windows Phone yang kami gunakan, ada beberapa hal yang mau saya sharing-kan disini. Terkait dengan kemudahan. Well, sistem operasi ini lebih mudah digunakan daripada Android. Ini pendapat pribadi sih. Responsivitasnya juga sangat bagus. Ini karena prosesor standar yang digunakan Windows Phone minimal 1GHz, sedangkan Android yang saya punya baru 800MHz.
Masalah testing di perangkat kerasnya? Sejujurnya saya agak kecewa dengan yang satu ini. Ketika saya mengembangkan aplikasi untuk Android, file .apk tinggal saya transfer via Bluetooth dan langsung bisa diinstal di smartphone-nya. Di Lumia yang kami pakai, hal itu tidak dapat dilakukan. Proses transfer file .xap harus lewat Zune Software plus harus melakukan device unlock dengan cara mendaftarkan diri ke App Hub. Apakah Indonesia sudah bisa daftar App Hub? Sampai penulisan artikel ini belum bisa!
Kita lihat saja perkembangan lebih lanjutnya seperti apa. Semoga saja tidak sampai 2 bulan lagi sudah ada kabar positif dari Microsoft dan Nokia.
